Pentingkah asuransi bagi seorang musisi.?

Pentingkah asuransi bagi seorang musisi.?


Melihat masih belum terangkatnya “nasib” seorang musisi, entah sebagai pencipta lagu, pemain band, vokalis, gitaris, dan sebagainya. atau bahkan mereka yang bekerja untuk musisi maupun manajemen artis/orang-orang dibalik layar, kebutuhan akan asuransi bagi musisi itu sendiri semestinya layak untuk dipikirkan mulai sekarang. Meski agenda dari program BPJS tetap berjalan dan gencar, namun tidak serta merta mereka yang terjun dan hidup dari kegiatan bermusik seperti para musisi sadar akan kebutuhan asuransi ini.

Melihat saat ini kegiatan industri kreatif khususnya dengan sekian belas sub sektor, yang sudah dirancang dan dikerjakan oleh BEKRAF, memang sedang ramai digalakkan dan mendapat sambutan yang antusias dari berbagai kalangan pelaku, baik komunitas, pebisnis, dan media. Musik sebagai salah satunya, tanpa harus berbicara dalam lingkup “industri” yang sebenarnya, merupakan peluang besar dan kesempatan emas apabila mampu diolah dan di manager secara serius, transparan dan profesional.

Melihat pengalaman-pengalaman dari musisi senior kita (yang telah berpulang), tentunya agak miris apabila melihat dan membaca kisah dulu di saat masa populer dan jayanya, namun di hari tuanya nampak mengecewakan seperti “terbuang”, dan tidak ada hal yang cukup berarti untuk diwariskan kepada anggota keluarganya ataupun hak waris. Kita harus mampu belajar dari sejarah dan kisah-kisah pahit itu.

Pola hidup yang kurang terkontrol di saat muda membuat di usia tua nanti akan mudah sakit. Hal ini banyak di alami oleh para aktris atau musisi yang sudah tak produktif lagi. Terlebih biaya pengobatan yang mahal membuat keluarga kelabakan. Nah, oleh sebab itu asuransi disini dapat dimanfaatkan agar hal tersebut tidak terjadi.

Bukan hanya dikalangan musisi maupun artis, tujuan banyak orang menggunakan asuransi disini adalah agar bisa mendapatkan jaminan perlindungan saat sebuah musibah menimpa mereka, yang bisa terjadi kapan saja dan dimana pun. Pada umumnya asuransi yang paling banyak digunakan oleh orang-orang adalah asuransi kesehatan, jiwa, kendaraan dan properti.

Tapi, tidak jarang ada beberapa orang yang mengasuransikan bagian-bagian tubuh mereka secara khusus yang dianggap penting, umumnya mereka berikan asuransi karena dianggap sebagai aset terpenting untuk menunjang karir mereka. Biasanya para artis papan ataslah yang mengasuransikan bagian-bagian tubuh mereka tersebut, khususnya untuk musisi.

Adapun asuransi bagian tubuh yang sering di beri asuransi oleh para musisi yaitu:

Pita Suara
Bagi musisi khususnya penyanyi pita suara yang mereka miliki adalah aset yang sangat berharga. Jadi, tidak heran bila banyak penyanyi yang mengasuransikan suara mereka dengan harga yang fantastis, contoh musisi yang mengasuransikan suara mereka adalah Rod Stewart. Suaranya yang serak dan dapat membuat para wanita jatuh cinta ini, ia asuransikan dengan nilai 148 miliar.

Tangan
Keith Richards merupakan salah satu gitaris terbaik dan berbahaya sepanjang masa ini mengasuransikan tanggannya dengan nilai 15 miliar lebih, hal ini karena bagi dia tanggannya sangat berharga. Apalagi, Keith dikenal sebagai separuh jiwanya band rock n roll The Rolling Stones, karena permainan gitarnya yang keren.

Kaki
Bukan hanya pita suara dan tangan saja yang bisa diasuransikan oleh musisi, tetapi kaki pun juga bisa diasuransikan. Salah satu musisi yang mengasuransikan kaki mereka adalah Rihanna, Tina Turner, dan Mariah Carey. Hal ini dilakukan oleh mereka karena sering menggunakan hak tinggi, untuk Mariah Carey ia asuransikan kedua pasang kakinya dengan nilai 9,5 triliun rupiah. Sedangkan, Tina sendiri berani jaminan kakinya senilai 30 miliar lebih. Menakjubkan bukan?

Jari
Jika Keith mengasuransikan kedua tanggannya, berbedan dengan Jeff yang memberikan perlindungan kepada ke sepuluh jari-jarinya. Hal ini dikarenakan ia sangat menghargai ilmu yang ia miliki, Jeff Beck dikenal gitaris terbaik yang memiliki tehnik permainan yang membuatnya di puja-puja. Gitaris Yardbirds yang sanagt fenomenal dan legendaris ini mengasuransikan jarinya dengan harga 9,5 miliar.

Nah itu, bagian-bagian tubuh yang paling sering di asuransikan oleh para musisi, mungkin bagi beberapa orang hal seperti itu tidak wajar, akan tetapi jika itu merupakan sebuah aset untuk mengembangkan karir mereka, kenapa tidak.?

BACA JUGA : Komentar musisi indonesia tentang kualitas musik tanah air

Bukan hanya dalam kalangan musisi/artis, Namun disini asuransi juga di wajibkan untuk penyelenggara (Event Organizer) Konser Musik / Teater kelas dunia seperti Java Musikindo, Ismaya Group, dan sekelasnya untuk membeli polis asuransi tanggung gugat hukum (Liability Insurance) untuk melindungi kepentingan kliennya.

Lalu, Asuransi apa saja yang diperlukan untuk konser musik ataupun teater?

Klien sekelas artis atau manajemen international pastinya didalam kontraknya mensyaratkan perlindungan asuransi yang komprehensive dengan Limit of Liability yang sangat besar, umumnya mencapai US$10,000,000 bahkan lebih. ya, wajar saja jika kita melihat siapa mereka.

Event Cancellation & Non Appearance (Professional Indemnity)

Asuransi yang diantaranya menjamin tanggung jawab hukum atas pelanggaran terhadap kontrak, pembatalan konser, dan pelanggaran-pelanggaran profesionalisme lainnya. Bayangkan berapa besar kerugian yang bisa ditimbulkan akibat dari pembatalan konser baik bagi artis maupun bagi penyelenggaranya?

Public & Product Liability (CGL)

Asuransi yang menjamin tanggung jawab hukum terhadap cidera badan (kematian, cacat, biaya pengobatan), kerugian harta benda (property damage) dan juga biaya-biaya hukum yang mungkin timbul akibat aktivitas persiapan dan pelaksanaan konser

Workmen Compensation & Employers Liability (WoC/EL)

Asuransi yang menjamin kecelakaan pekerja dalam persiapan dan pelaksanaan konser. Para pekerja biasanya harus bekerja ekstra cepat untuk mengejar deadline.

Automobile Liability

Asuransi yang menjamin tanggung jawab hukum akibat penggunaan atau operasional kendaraan dalam mendukung acara tersebut.

Personal Accident

Asuransi untuk memberikan santunan terhadap kecelakaan baik untuk “Performing Artists” maupun terhadap para penontonnya

Berapa Preminya.?

Besarnya premi asuransi tentu tergantung dari banyak faktor, konser indoor atau outdoor, kapasitas ruangan, estimasi jumlah penonton, faktor keamanan, berapa lama konser diselenggarakan, besarnya limit of liability yang diminta, siapa penyelenggaranya, siapa performing artist nya, siapa penonton nya, bahkan jenis aliran musiknya, jazz, pop, rock, blues atau dangdut.

Asuransi mana saja yang bisa cover.?

Hampir semua perusahaan asuransi nasional bisa cover jenis asuransi tersebut, kecuali untuk Event Cancellation & Non Appearance (Professional Indemnity) karna mengingat Limit of Liability yang diminta umumnya sangat besar US $ 10,000,000 atau bahkan mungkin bisa lebih, asuransi dalam jenis ini sepertinya baru asuransi asing sajalah yang berani untuk turun tangan. Kalau untuk dalam negeri sepertinya belum bisa :)

Itulah beberapa poin penting dari asuransi yang harus diketahui oleh para kalangan musisi, artis, maupun penyelenggara event agar tidak terjadi hal-hal yang dapat merugikan di kemudian hari. semoga bermanfaat

No comments

Powered by Blogger.